PRM Muara Menerima Kunjungan Pertama "Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah"

 

Muara, Suranenggala – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Muara menerima kunjungan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Sabtu, 22 Februari 2025, bertempat di Desa Muara, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program pemetaan dan pendampingan pemberdayaan masyarakat, khususnya terkait isu pekerja migran Indonesia (PMI). Desa Muara dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki karakteristik sosial yang khas, di mana hampir 10% warga Desa Muara bekerja sebagai migran di luar negeri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kuwu Desa Muara, Ibu Latipa, S.H., M.M., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas kehadiran serta kegiatan Muhammadiyah dari tingkat pusat yang dilaksanakan di Desa Muara. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kehormatan sekaligus peluang besar bagi masyarakat desa.

“Kami merasa bangga dan bersyukur, ibarat pepatah ketiban pulung baik, Desa Muara dipercaya menjadi lokasi kegiatan Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi warga, khususnya para pekerja migran dan keluarganya,” ujar Ibu Latipa.

Dalam pertemuan tersebut, Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah bersama PRM Muara dan unsur pemerintah desa melakukan dialog untuk menggali kondisi riil masyarakat, tantangan yang dihadapi keluarga pekerja migran, serta potensi program pemberdayaan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

PRM Muara menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dan komitmen Muhammadiyah dalam menguatkan peran ranting sebagai basis gerakan dakwah dan pemberdayaan umat. Diharapkan, sinergi antara PRM Muara, pemerintah desa, dan MPM PP Muhammadiyah dapat melahirkan program-program strategis yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini menegaskan peran Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan yang hadir menjawab persoalan nyata masyarakat hingga tingkat desa.

Komentar